Kemalangan pun kembali terjadi pada Lee Jae-myung remaja yang mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan remaja berusia 15 tahun iitu tak bisa meluruskan tangan kirinya secara permanen.
Namun semangat juang Lee Jae-myung untuk meraih pendidikan cukup tinggi.
Ia tetap belajar di luar jam kerjanya dan berhasil lulus ujian setara SMP dan SMA.
Tak berhenti di situ, ia pun melanjutkan pendidikannya di Univeristas Chung-Ang pada tahun 1982 dan lulus sebagai pengacara pada tahun 1986.
Perjalanan Politik Lee Jae-myung
Kariernya di dunia politik dimulai pada tahun 2006 saat ia mencalonkan diri sebagai Wali Kota Seongnam.
Meski gagal, namun Lee Jae-myung tak menyerah. Pada pemilihan selanjutnya ia kembali maju dan berhasil terpilih sebagai Wali Kota Seongnam pada tahun 2010.
Selama menjabat sebagai Wali Kota Seongnam, Lee Jae-myung dikenal dengan kebijakannya yang pro rakyat kecil, salah satunya program pendapatan dasar universal dalam skala terbatas.
Ia pun menjabat sebagai Wali Kota Seongnam selama 2 periode yakni hingga tahun 2018.
Sukses memimpin Kota Seongnam, Lee Jae-myung melanjutkan karier politiknya ke level yang lebih tinggi.
Ia maju dalam pemilihan gubernur Provinsi Gyeonggi dan berhasil menjadi pemimpin di wilayah dengan populasi terbesar di Korea Selatan tersebut.
Kebijakan Lee Jae-myung pada saat menjabat sebagai gubernur juga cukup progresif, seperti memberikan subsidi kepada warga muda berusia 24 tahun sebagai tunjangan kesejahteraan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!