SketsaNusantara.id - Setia Budi Tarigan, ayah dari Christiano Tarigan, tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan Argo Ericko Achfandi angkat bicara terkait insiden yang ramai jadi perbincangan publik.
Bos FIF Group itu menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan pihak terkait, serta mengutarakan beberapa poin penting terkait insiden tersebut untuk meluruskan rumor yang beredar di media sosial.
Dalam video berdurasi 8 menit yang beredar di media sosial, berikut sederet pernyataan yang disampaikan Setia Budi Tarigan dirangkum SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun X @ilhampid.
1. Permintaan Maaf pada Keluarga Korban yang Berduka
Setia Budi mengawali pernyataannya dengan menyampaikan permintaan maaf pada keluarga korban sekaligus menjelaskan alasan keterlambatannya yang baru bisa muncul setelah lebih dari sepekan insiden kecelakaan maut ini terjadi.
Ia mengaku ingin menghormati keluarga yang sedang dalam masa berkabung dan fokus mendampingi Christiano selama menjalani pemeriksaan polisi lantaran anaknya masih dalam keadaan trauma pasca terjadi kecelakaan.
"Saya sebagai orang tua Christiano Tarigan meminta maaf sebesar-besarnya karena baru saat ini memberikan penjelasan terkait musibah kecelakaan mobil anak saya yang menewaskan Argo di Palagan Sleman," ucap Setia Budi.
"Saya juga menghormati keluarga korban yang tengah berduka dan juga menemani anak kami yang menjalani pemeriksaan karena kondisinya masih dalam keadaan trauma sejak kejadian," ungkapnya.
2. Christiano Tarigan Tidak Melarikan Diri dan Kooperatif Jalani Pemeriksaan Polisi
Setia Budi menegaskan bahwa Christiano bertanggung jawab atas kecelakaan yang menghilangkan nyawa Argo dan tidak melarikan diri saat kejadian.
Ia menyebut anaknya bahkan sempat berteriak minta tolong pasca kecelakaan terjadi hingga akhirnya diperiksa polisi hingga ditetapkan jadi tersangka.
"Perlu diketahui, anak saya juga tidak dalam keadaan dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang dia sempat berteriak meminta pertolongan untuk membantu Argo saat kejadian," kata Setia Budi.