news

Polres Indragiri Hulu Bantah Isu SARA dalam Kasus Tewasnya Siswa Kelas 2 SD di Riau, Keluarga Korban Soroti Dugaan Bullying

Minggu, 1 Juni 2025 | 20:15 WIB
Ilustrasi himbauan stop bullying, terutama di lingkungan sekolah (Freeik)

Seorang netizen menulis komentar di bawah postingan yang sama, “Yaterus gimana? Emang itu pernyataan orangtuanya sendiri. Masa kami lebih percaya polres Inhu daripada ortunya?”.

Komentar lainnya pun menimpali, "Hoax nya trus yang bener apa? Kalo berani statement bukan hoax berarti sudah disidak dan ditemukan motif aslinya. Itu kan siswa nya cerita ke orangtuanya, trus kalian sebagai polisi lebih percaya statement dari siapa? Kerja woi,”.

Baca Juga: Buntut Video Melewati Jembatan Gantung yang Sudah Tidak Layak Auto Viral, Para Guru SD Sigap Beri Klarifikasi: Jadi Pihak Sekolah...

Pihak Keluarga Soroti Dugaan Perudungan

Dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @ksatria_kristus.gram, pihak keluarga korban menyoroti adanya dugaan perudungan atau bullying yang berujung kekerasan terhadap buah hatinya.

Orang tua korban mengungkapkan bahwa anaknya diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan 5 orang kakak kelasnya.


Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan Polda Riau, ditemukan sejumlah tanda kekerasan dalam tubuh korban seperti luka lemban hingga pembengkakan di ulu hati.

Ayah korban juga mengungkapkan bahwa anaknya sering menjadi korban perudungan oleh kakak kelasnya seperti dikutip dari akun @nyinyir_update_officiallll.

Tanggapan Sekolah

Keluarga korban juga telah mendatangi pihak sekolah terkait dugaan kekerasan dan perudungan yang menimpa putranya.

Menurut sang ayah, pihak sekolah berjanji akan mengumpulkan para siswa yang diduga melakukan tindak kekerasan tersebut.

Selain itu, ayah korban juga sempat bertemu dengan salah seorang siswa yang diduga ikut terlibat dalam aksi bullying tersebut.

Siswa tersebut dikabarkan mengaku memukul korban dari belakang.
Sementara itu, pihak sekolah hingga berita ini dirilis, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden yang terjadi.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini