Dalam gelas yang dipegangnya, minuman berwarna kuning keemasan itu mencuri perhatian warganet dan ramai jadi perbincangan hangat karena dianggap mirip dengan champagne.
"Kata Pak Presdien ini minuman untuk kesehatan, ada yang tahu itu apa?" komentar akun @Mdy_Asmara1701 di X (dulu Twitter).
Spekulasi pun bermunculan di media sosial. Tak sedikit warganet menyebut minuman dalam gelas saat Prabowo dan Macron bersulang adalah champagne, anggur bersoda yang berasal dan diproduksi di wilayah Champagne, Prancis.
Namun, ada pula warganet yang ragu minuman tersebut mengandung alkohol karena isi gelas terlalu penuh.
"Biasalah itu dalam pergaulan internasional, kayanya itu champagne, wine putih berkarbonasi asal daerah Champagne, Prancis. Manfaat kesehatannya ada, walau tetap hrs dikonsumsi dengan bijak karena apapun yang berlebihan pasti tidak bagus," komentar akun @himawansugeha95.
"Di acara gala dinner di negara Prancis, anggur biasanya akan menjadi pilihan utama, namun ada juga kemungkinan minuman lain akan disajikan, seperti champagne atau minuman beralkohol lainnya," komentar akun @SanuBari_.
"Agak ragu kalau ini 0% alcohol champagne. Tapi ragu juga kalau ini champagne karena isinya terlalu penuh. Kalo dilihat itu ada busanya mungkin beer tanpa alkohol," tulis akun @luki_gigaa10.
Sementara itu, warganet lain, Putri Wilda, berkomentar dengan nada humor menyebut minuman yang ada dalam gelas Prabowo dan Macron adalah jamu.
Ada pula yang mengkritik bersulang bukan merupakan budaya Indonesia sebagai negara dengan mayoritas muslim, mengingat Presiden Prabowo kala itu memakai peci yang disebut-sebut sebagai simbol keagamaan dalam Islam.
"Bisa jadi itu minuman jamu temulawak/sinom atau tebs (minum teh bersoda). Jangan lupa baca bismillah sebelum minum," komentar akun @bass_ukirh84.
"Sangat memalukan seorang kepala negara bangga mempertontonkan hal itu ke publik yang tidak mencerminkan budaya Indonesia, terlalu berlebihan dalam menjamu tamu, kenapa harus mengikuti budaya barat saat merayakan sesuatu bersulang Champagne, mereka yang datang ke satu negara harusnya mengikuti budaya negara yang mereka kunjungi," komentar akun @mahpaye317.