SketsaNusantara.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istri saat ini sudah ada di indonesia dengan sejumlah agenda.
Namun sebelum ke Indonesia, Macron dan istrinya yakni Brigitte Macron viral di media sosial karena aksi 'toyor'nya kepada sang presiden saat mendarat di Hanoi, Vietnam, pada 25 Mei 2025.
Video tersebut direkam dari luar pesawat dan menjadi bahan perbincangan hangat disejumlah media asing.
Aksi tersebut juga menimbulkan kehebohan di media sosial hingga viral di seluruh dunia dan rupanya hal itu juga mendapatkan tanggapan dari pemerintah Rusia
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman Reuters Associted Press, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengomentari video aksi 'toyor' kepala presiden tersebut dengan nada olok-olok.
Maria Zakharova menyebutkan jika istri Macron saat menoyor kepala sang presiden merupakan pukulan 'hook kanan Kremlin' yang bermain.
Selain itu Zakharova juga mempertanyakan dengan nada satir apakah Brigitte ingin membetulkan kerah suami namun malah mengenai wajahnya.
Namun, baik Presiden Macron maupun pihak Istana Élysée telah membantah bahwa itu adalah insiden serius atau pertengkaran.
Mereka mengklarifikasi bahwa interaksi tersebut hanyalah candaan atau godaan saling menggoda antara pasangan suami istri yang sedang bersantai sebelum memulai agenda resmi.
Baca Juga: Jatim Catatkan Prevalensi Stunting Terendah Kedua Secara Nasional dan Terendah Pertama di Pulau Jawa
Meskipun video tersebut terlihat dramatis dan viral, klarifikasi dari pihak Macron menegaskan bahwa itu bukanlah tamparan atau pertengkaran serius, melainkan interaksi santai dan bercanda antara mereka.
Sementara itu Macron sudah ada di Indonesia dan akan melakukan sejumlah agenda kenegaraan, salah satunya mengunjungi salah satu 7 keajaiban dunia yang ada di Indonesia yakni Candi Borobudur.