Hal ini kemudian menyeret nama besar ayah pelaku, yang ternyata punya posisi mentereng di FIF Group.
Usai kasus ini mencuat di sosial media, nama Setia Budi Tarigan yang merupakan direksi di FIF Group juga turut 'dikuliti'.
Netizen bahkan 'membanjiri' kolom komentar akun sosial media FIF untuk menuntut pertanggungjawaban bahkan meminta untuk memberi peringatan keras pada ayah pelaku.
Kini karir Setia Budi Tarigan yang telah dibangunnya sejak bergabung di Astra Group tahun 1997 pun terancam.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!