news

Bukan Eskalator, Candi Borobudur Bakal Dipasang Stairlift untuk Kunjungan Prabowo-Presiden Macron, Hasan Nasbi: Untuk...

Selasa, 27 Mei 2025 | 10:30 WIB
Pernyataan Hasan Nasbi soal rumor pemasangan eskalator di Candi Borobudur (Kolase X/@MurtadhaOne1, Instagram @hasan_nasbi)

 

SketsaNusantara.id - Kantor Komunikasi Kepresidenan akhirnya memberikan tanggapan terkait kabar viral mengenai pemasangan eskalator di Candi Borobudur dalam rangka kunjungan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi dalam keterangan persnya membenarkan terkait kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Candi Borobudur pada akhir Mei nanti.

Pendiri lembaga survei Cyrus Network ini juga membenarkan adanya pemasangan fasilitas lain di Candi Borobudur dalam kunjungan Prabowo bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca Juga: Heboh Kabar Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Jelang Kunjungan Presiden Prabowo, Netizen: Relate sama Status Gibran

“Pemerintah menyiapkan ram, semacam jalan setapak yang tidak pakai tangga untuk sampai level 4, kemudian juga menyiapkan stairlift,” tuturnya.

Pemasangan stairlift ini bertujuan untuk memudahkan kunjungan Presiden Macron ke Candi Borobudur yang dijadwalkan pada 28 atau 29 Mei 2025.

“Pihak pengelola menyiapkan beberapa fasilitas untuk memudahkan kunjungan,” tambahnya lagi.

Baca Juga: Hasan Nasbi Tanggapi Kritik Masyarakat Soal Kebijakan Prabowo yang Jadikan Rakyat Sebagai Kelinci Percobaan Vaksin TBC Bill Gates

Rencananya, stairlift bakal dipasang dari level 5 hingga level 7 atau 8 Candi Borobudur.

Selain untuk memudahkan, Hasan Nasbi juga mengungkapkan pemasangan stairlift ini untuk efisiensi waktu.

Menurutnya, Kunjungan kenegaraan Presiden Macron memiliki waktu yang terbatas sehingga dibutuhkan fasilitas agar agenda dalam pertemuan kenegaraan tersebut bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, puncak Candi Borobudur yang menurut Hasan Nasbi setinggi gedung 12 lantai ini bisa membuat siapa saja berkeringat dan kelelahan saat naik ke puncaknyaa.

“Keringat ngucur dalam kondisi kecapean, ini untuk lebih proper aja sebagai sebuah kunjungan kenegaraan,” ungkap Hasan Nasbi lagi.

Halaman:

Tags

Terkini