SketsaNusantara.id - Sukses tidak pernah memandang usia. Entah seseorang masih muda dan baru meniti karier atau sudah punya segudang pengalaman, semua memiliki kesempatan untuk meraih kegemilangan di hidupnya asalkan punya kemampuan, waktu, dan sumber daya yang memadai.
Inilah kisah Rahmat Gilang Ramadan, seorang pemuda berusia 23 tahun lulusan Universitas Gadjah Mada yang membangun peternakan kambing Prabhu Farm di Yogyakarta sekaligus berperan menjadi manajer utamanya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube @CapCapung, Prabhu Farm menjalankan usaha yang fokus pada wisata edukasi ternak domba dan kambing, tepatnya untuk kambing perah, kambing kontes, domba yang dipersiapkan untuk kurban, dan domba semi-lokal.
Setiap jenis ternak juga diberi jenis pakan yang berbeda, asalkan nutrisi mereka tetap terpenuhi.
Misalnya untuk memastikan kebutuhan serat terpenuhi, para ternak pun diberi pakan hijauan tergantung segmentasinya.
Prabhu Farm memiliki visi untuk menggugurkan stigma masyarakat terhadap peternakan tradisional yang bau dan kotor. Oleh sebab itu, mereka merancang solusi inovatif dan modern untuk mengakali masalah ini.
Setiap kandang dipersiapkan secara individu bagi tiap ekor kambing dan dijejerkan secara memanjang. Di area tengah, dibuat lantai agar para peternak bisa lalu lalang dengan mudah.
Kemudian, di bawah kandang, dikeruk area setinggi 2 meter untuk menampung kotoran ternak sehingga kawasannya terlihat bersih dan tidak mengeluarkan bau busuk.
Selain itu, pembersihan kandang dilakukan rutin setiap 2-3 bulan sekali saat kotoran mulai menumpuk. Prabhu Farm juga memiliki mitra khusus yang bekerja untuk melakukan pembersihan tersebut.
Sebagai wisata edukasi, Prabhu Farm menyediakan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan peternakan selama kunjungan.
Pengunjung dipersilakan untuk mengeksplorasi kandang dan terlibat langsung dalam proses memerah, menyusui cempe atau anak kambing, hingga memberi pakan untuk ternak-ternak.