news

Dari Janji Apartemen Murah ke Mimpi Buruk Konsumen, Bagaimana Negara Kini Hadir Menjawab Luka Meikarta?

Jumat, 23 Mei 2025 | 21:29 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, menaikkan target kuota penyaluran FLPP ke 350.000 unit rumah di 2025. (Dok. Sekretariat Presiden)

Dari mediasi tersebut, muncul tenggat: 23 Juli 2025. Tenggat yang menjadi batas kesabaran negara untuk menunggu iktikad baik pengembang. Dan kini, upaya refund pun mulai bergulir, 11 korban telah menerima pengembalian dana, dari 116 laporan yang terverifikasi. Namun masih banyak yang belum.

“Ada ratusan orang yang kami temui, mereka sudah membayar lunas namun tak mendapat apa-apa. Meikarta adalah luka terbesar,” ucap Ara dalam rapat dengan DPR, 19 Mei lalu.

Kini, publik menanti, apakah langkah negara ini akan menjadi preseden perlindungan konsumen di sektor properti, atau hanya sekadar episode singkat dalam drama panjang pembangunan. Yang pasti, untuk pertama kalinya sejak proyek ini dimulai, negara tampak hadir dan berpihak. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini