news

Bareskrim Pastikan Ijazah Jokowi Asli, Kader PSI Dian Sandi Panik dan Langsung Minta Maaf ke Ayah Kaesang: Tentu Saya...

Kamis, 22 Mei 2025 | 21:09 WIB
Pengunggah ijazah Jokowi di medsos Dian Sandi berniat minta maaf. (Kolase Instagram/jokowi/X/DianSandiU)

SketsaNusantara.id – Drama panjang seputar keaslian ijazah Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menemui titik terang.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan dan uji laboratorium forensik, Bareskrim Polri secara resmi menutup kasus ini.

Hasilnya? Ijazah Presiden ke-7 RI itu dinyatakan asli setelah dicocokkan dengan dokumen milik rekan seangkatannya.

Baca Juga: Bareskrim Polri Nyatakan Bahwa Ijazah Jokowi Asli, Roy Suryo: Sesuai dengan Prediksi Saya...

“Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik dan pembandingan, ijazah tersebut identik. Artinya, tidak ditemukan unsur pidana, dan penyelidikan dihentikan,” demikian keterangan resmi dari Bareskrim.

Tak lama setelah keputusan tersebut diumumkan, Dian Sandi Utama, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), langsung menyambangi kediaman Jokowi.

Tujuannya? Meminta maaf secara pribadi karena telah mengunggah foto ijazah Jokowi di media sosial tanpa izin.

Baca Juga: Ijazah SMA dan Kuliah Jokowi Asli Atau Palsu? Bareskrim Polri Sebut Bukti-Bukti dan Fakta Pentingnya

“Saya datang ke sini sengaja, terutama yang berkaitan dengan saya, ingin meminta maaf kepada bapak karena telah memposting ijazah beliau tanpa izin,” ujarnya, dikutip SketsaNusantara.id dari video TikTok @kukamusatuu1.

Dian mengaku lega, karena unggahannya tidak terbukti menyebarkan hoaks. Ia menegaskan bahwa dokumen ijazah yang diunggahnya memang cocok dan identik dengan milik Jokowi.

“Alhamdulillahnya bapak tidak apa-apa, dan beliau mengatakan kalau itu ijazah yang dimiliki beliau sesuai yang saya posting,” tambahnya.

Baca Juga: Sebut Merasa Kasihan, Jokowi Jawab Sindiran Megawati Soekarnoputri Terkait Tudingan Ijazah Palsu oleh Roy Suryo DKK

Walau telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung, Dian Sandi menyatakan kesiapannya untuk menjalani proses hukum apabila masih berlanjut. Ia menyebut bahwa urusan selanjutnya berada di luar kendalinya.

“Untuk selanjutnya nanti tinggal proses hukum yang berjalan, atau seperti apa, semua di luar kapasitas saya untuk menjawab,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini