SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember cukup konsen memberikan dukungan pada sektor pertanian.
Mulai memberikan berbagai alat dan bahan pendukung pertanian bantuan hingga inovasi program pertanian terus diluncurkan.
Paling anyar, saat Bupati Jember Muhammad Fawait menggelar konferensi pers bertajuk Pro Gus'e di kantor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Perkebunan (DTPHP), Rabu, 21 Mei 2025, malam.
"Kabupaten Jember akan meluncurkan program Cinta Petani dan akan diwujudkan dalam beberapa program," ungkap bupati.
Pertama, dalam bentuk cinta RDKK melalui WhtasApp atau website resmi DTPHP.
"Dalam hal ini, para petani bisa cek secara langsung layanan pupuk bersubsidi dengan memasukkan NIK yang bersangkutan," jelasnya.
Layanan tersebut bakal berisi di antaranya terkait dengan kuota pupuk bersubsidi yang terima dan apakah yang bersangkutan menjadi penerima pupuk bersubsidi atau bukan.
Namun, sambil lalu berjalannya program tersebut, pasti masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, jika terjadi kendala, Bupati Jember mengimbau agar para petani melapor pada saluran Wadul Gugs'e.
"Kemudian, ada juga program cinta tanah petani melalui kerja sama pengecekan keasaman tanah petani oleh PPL untuk menentukan pengelolaan tanah," ujarnya.
Termasuk penggunaan pupuk yang efektif untuk menghasilkan produksi yang efisien dengan harga yang ekonomis.
"Kami juga akan memberikan bantuan pupuk untuk petani," jelasnya.