SketsaNusantara.id - Suami Najwa Shihab, Ibrahim Sjarief Assegaf, meninggal dunia pada 20 Mei 2025 pukul 14.29 di RS PON Jakarta Timur.
Ibrahim Assegaf merupakan seorang tokoh hukum yang dikenal luas di kalangan profesional sebagai sosok yang berdedikasi dan berintegritas tinggi.
Mendiang suami Najwa Shihab ini lahir di Surakarta pada tahun 1971. Ia mengawali karier akademisnya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Pengetahuan dan rasa cinta pada ilmu hukum membawanya menempuh pendidikan lanjutan di University of Melbourne, Australia, tempat ia meraih gelar magister hukum.
Kiprahnya di dunia hukum tak berhenti di sana. Ibrahim juga pernah menjadi peneliti tamu di Harvard Law School dalam program studi hukum Asia Timur.
Pengalaman akademis dan penelitian yang ia peroleh di luar negeri memperkaya wawasan serta pendekatannya dalam menangani berbagai persoalan hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dilansir SketsaNusantara.id dari jentera.ac.id
dalam perjalanan kariernya, Ibrahim aktif terlibat dalam berbagai organisasi profesi dan turut membentuk arah kebijakan hukum melalui berbagai forum diskusi.
Baca Juga: Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia, Kenangan Pilu soal Kehilangan Sang Putri Kembali Terungkap
Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati namun tegas dalam prinsip. Tak heran jika berbagai penghargaan bergengsi pernah ia terima, di antaranya pengakuan sebagai “Leader in His Field” dari Chambers Asia Pacific dan “Leading Lawyer” dari Asialaw Leading Lawyers, berkiprah di dua lembaga yang kredibel dalam pemeringkatan profesional hukum di kawasan Asia-Pasifik.
Tak hanya berkiprah sebagai advokat, Ibrahim juga kerap menjadi pembicara dalam seminar dan pelatihan hukum, membagikan pengetahuannya kepada generasi muda dan profesional hukum lainnya. Ia juga dikenal sebagai guru bagi banyak praktisi muda yang kini sukses di bidangnya masing-masing.
Sepanjang hidupnya, Ibrahim memegang teguh nilai-nilai keadilan dan etika profesi. Ia dipercaya menangani sejumlah perkara penting dan berkontribusi dalam pembentukan berbagai kebijakan hukum yang berdampak luas bagi masyarakat. Keahliannya dalam hukum perusahaan dan penyelesaian sengketa membuatnya menjadi salah satu tokoh yang disegani di kalangan advokat.
Wafatnya Ibrahim menjadi kehilangan besar bagi komunitas hukum di Indonesia. Namun, warisan pemikiran, dedikasi, dan integritasnya akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak orang yang berkecimpung dalam dunia hukum.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini