news

Viral! Kronologi Seorang Balita di Cianjur Diduga Mendapat Perlakuan Tak Pantas dari Nakes Saat Proses Khitan Berlangsung, Korban Hanya Pasrah

Senin, 19 Mei 2025 | 14:30 WIB
Ilustrasi seorang balita di Cianjur diduga alami hal tak pantas dari nakes saat proses khitan. (Freepik / Freepik)

SketsaNusantara.id- Viral di media sosial, seorang tenaga kesehatan atau nakes diduga melakukan aksi tak bermoral kepada pasiennya.

Kejadian berlangsung di salah satu rumah khitam wilayah Cianjur, Jawa Barat. Terekam dalam CCTV aksi nakes diduga lakukan kekerasan kepada seorang balita.

Adapun kronologi bermula ketika seorang balita sedang melakukan khitan atau sunat di sebuah klinik.

Baca Juga: Minta Maaf! Ini Klarifikasi RS Medistra Usai Viral Dugaan Larangan Berhijab Saat Proses Rekrutmen Nakes, Ada Miskomunikasi?

Klinik itu bernama Rumah Khitanan Dani Radiana yang berlokasi di Kampung Sindangsari, Bojongpicung, Cianjur.

Saat melangsungkan proses khitan, ternyata terjadi momen yang tak diduga sehingga mengakibatkan video tersebut viral.

Dalam rekaman yang diduga berasal dari kamera CCTV klini. Seorang nakes sedang melakukan tindakan medis.

Baca Juga: Berapa Jumlah Nominal UMK Kabupaten Cianjur 2025? Kini Capai 3 Jutaan Rupiah, Se-Jawa Barat Masuk di Peringkat...

Namun saat proses khitan berlangsung, balita tampak menggerakkan tangannya. Tangan tersebut hingga mengenai tangan nakes.

Video viral itu kemudian memerlihatkan reaksi nakes yang tak disangka membalas gerakan si balita.

Ia tampak membalas dengan dugaan kekerasan seperti memukul hingga menampar sang balita tersebut.

Baca Juga: Viral Konten Kreator Malaysia Ditalak Suami dalam Keadaan Emosi saat Live TikTok, Apakah Dianggap Sah Cerai? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Islam

Balita yang sedang dalam kondisi tidak berdaya tentu tak bisa melakukan pembalasan selayaknya.

Akibatnya, keluarga korban sempat tak terima dan kemudian melakukan mediasi. Dikutip dari Instagram @rumpi_gosip pada 19 Mei 2025, usai video ini viral, keduanya kembali melakukan mediasi namun dengan pendampingan polisi.***

Halaman:

Tags

Terkini