Di tengah berbagai persoalan krusial seperti infrastruktur rusak, banjir, hingga demonstrasi yang terus terjadi di Lampung, warganet menilai Jihan seharusnya lebih fokus bekerja daripada mementingkan dirinya sendiri.
Warganet tak hanya menyoroti perilaku pejabat, tetapi juga kondisi Lampung yang semakin memprihatinkan.
Netizen ramai menyoroti protes warga terhadap berbagai masalah. Dari jalan-jalan berlubang hingga banjir yang kerap melanda, warga semakin frustrasi dengan minimnya solusi dari pemerintah.
Lampung bahkan pernah viral karena truk sampah yang tidak layak pakai karena baknya bolong-bolong, yang menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap pelayanan dasar masyarakat.
Kesenjangan sosial semakin tajam, di mana masyarakat hidup dalam kesulitan, sementara pejabat terlihat menikmati kemewahan dan kesenangan pribadi.
Meski itu menggunakan dana pribadi, namun pejabat negara setidaknya lebih peka dengan tidak menunjukkan gaya hidup mewah.
Demo-demo yang terus terjadi di Lampung juga menjadi indikator ketidakpuasan warga terhadap kinerja pemerintah.
"Pejabat sawer jutaan pada dj sexy tapi di belahan lain wilayah lampung, mereka hanya minta kenaikan harga singkong sampe demo di pukul polisi. Petani sulit tapi pejabat foya foya mereka memang cuma bisa omon-omon kalo udah dapat jabatan lupa sama rakyat," sindir netizen.
Isu seperti infrastruktur jalan yang rusak parah, banjir yang sering melanda, dan pelayanan publik yang minim menjadi fokus utama protes.
"Petani singkong lampung utara demi kenaikan ratusan rupiah soal harga singkong dibela belain demo, Sedangkan wakil rakyat nya? sawer terus!" komentar netizen lainnya.
"Kemaren mahasiswa dan warga demo soal penanganan banjir dan jalan rusak pemerintah diem aja. Mending uangnya bantu rakyat buat bikin selokan, daripada nyawer DJ. Lampung udah banjiran, becek, jalan jelek, banyak begal, ini lagi ditambah pejabatnya suka foya-foya. Gimana mau maju?" protes warganet.
Di saat rakyat menderita, para pejabat tampak asyik dengan aktivitas yang dianggap tidak relevan dengan tugas mereka.