SketsaNusantara.id - Jagad X dihebohkan oleh munculnya satu meme yang diunggah oleh mahasiswi ITB yang mengunggah meme Prabowo dan Jokowi berciuman.
Kepolisian mengungkap bahwa mahasiswi tersebut merupakan mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS.
Akibat unggahan tersebut, SSS kini sudah ditangkap oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Jum'at, 9 Mei 2025.
Kasus ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat, termasuk dari pihak Istana Kepresidenan.
"Dari pemerintah, kalau anak muda mungkin ada semangat-semangat yang terlanjur, lebih baik dibina," ujar Hasan Nasbi selaku Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Karena masih sangat muda maka bisa di bina bukan di hukum," tambahnya.
Menurut Hasan Nasbi sebagai juru bicara kepresidenan, apa yng dilakukan mahasiswi ITB tersebut merupakan ungkapan yang terlalu bersemangat dalam mengekspresikan kritikannya.
"Mungkin lebih baik nanti di bina dan diberi pemahaman supaya lebih baik lagi, bukan dihukum," ujarnya.
"Ini kan dalam konteks demokrasi, memang ada yang terlalu bersemangat seperti itu," imbuhnya.
Bahwa menurutnya jika itu merupakan bentuk dari kebebasan berpendapat dan berekspresi maka lebih baik dilakukan pembinaan saja bukan dihukum.
Meski demikian, pihaknya mengungkapkan menyayangkan apa yang dilakukan Mahasiswi tersebut sebab ruang ekspresi yang seharusnya diisi dengan hal-hal yang bertanggungjawab namun justru diisi dengan hal yang menjurus pada hal berbau penghinaan dan kebencian.