Air yang digunakan juga bukan air sembarangan, melainkan air bunga sritaman yang diletakkan di dalam bokor.
Berdasarkan pembawa acara adat dalam prosesi akad nikah Luna Maya, ritus ini memiliki simbol bakti seorang istri yang digambarkan dengan mencuci kaki suami.
Selain itu, Wijikan juga bertujuan untuk menjaga tindak langkah suami agar selalu berjalan di jalan yang lurus yang ditunjukkan Tugan.
Ritus ini juga menjadi lambang pelayanan dan kesetiaan istri terhadap suami dalam menjalani rumah tangga.
Sejumlah sumber menyebutkan, Wijikan juga dianggap sebagai salah satu upacara tolak bala untuk mencegah hal-hal buruk dalam rumah tangga.
Selain Luna Maya, prosesi Wijikan ini juga pernah dilakukan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono saat keduanya menikah pada 10 Desember 2022 lalu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!