Kampung Susun Akuarium memiliki sejarah panjang yang penuh perjuangan, dan Anies Baswedan memainkan peran besar dalam mengubah nasib warga di wilayah ini.
Pada tahun 2017 lalu, saat kampanye Pilkada DKI Jakarta, Anies berjanji untuk merevitalisasi Kampung Akuarium yang sebelumnya mengalami penggusuran pada masa pemerintahan sebelumnya.
Penggusuran tersebut meninggalkan luka mendalam bagi warga, yang terpaksa bertahan hidup di tenda-tenda di atas puing-puing rumah mereka yang rata dengan tanah.
Setelah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies menepati janjinya dengan membangun kembali Kampung Susun Akuarium sebagai perumahan yang layak huni oleh warga yang terdampak penggusuran.
Proyek revitalisasi ini berjalan selama 1 tahun hingga akhirnya Kampung Susun Akuarium resmi diresmikan pada tahun 2022.
Anies tidak hanya sekadar membangun tempat tinggal, tetapi juga menghilangkan stigma negatif terhadap kampung yang sering dianggap jorok, padat, dan sesak.
Dengan pendekatan "membangun kota tanpa menggusur," Anies menunjukkan bahwa keadilan sosial dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan warga. Bahkan, keberhasilan Kampung Susun Akuarium bahkan mendapat pengakuan internasional.
Mengutip dari website resmi Anies Baswedan, proyek ini memenangkan penghargaan tertinggi di Innovation Awards 2023 di Asia Pacific Housing Forum (APHF) untuk kategori inisiatif program perumahan oleh masyarakat sipil.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa gagasan Anies dalam membangun perumahan yang inklusif dan berkelanjutan layak diapresiasi dunia.
Bagi warga Kampung Susun Akuarium, Anies bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga sosok yang telah "memanusiakan" mereka.
Warga kini memiliki tempat tinggal yang layak, ruang yang lebih luas untuk anak-anak mereka berkembang, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Ucapan terima kasih yang penuh emosi dari warga mencerminkan dampak nyata dari kebijakan Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.