SketsaNusantara.id - Terjadi insiden kebakaran truk bermuatan amunisi milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada hari Senin malam, 5 Mei 2025.
Video terbakarnya turk amunisi TNI beredar di media sosial dan ramai jadi sorotan publik. Warga yang berada di pemukiman sekitar tol juga mengaku mendengar ledakan cukup keras saat kejadian.
Peristiwa ini mengakibatkan gangguan arus lalu lintas dan memicu respons cepat dari petugas kepolisian, pemadam kebakaran, serta Jasa Marga pengelola jalan tol.
Berdasarkan pantauan SketsaNusantara.id dari siaran radio Suara Surabaya, diketahui truk milik Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad) terbakar di KM 774+350A, ruas jalan Tol Gempol-Pandaan, arah ke Malang, Jawa Timur.
Dihimpun dari Jasa Marga Traffic Information Center (TIC) dan berbagai sumber, berikut rangkuman sederet fakta terkait insiden truk TNI muatan amunisi yang terbakar di tol Gempol-Malang.
1. Kronologi Kejadian
Pihak Jasa Marga membenarkan kejadian ini dan menjelaskan kronologi saat truk muat amunisi milik TNI AD terbakar di Tol Gempol-Pandaan.
Kejadian bermula sekitar pukul 21.35 WIB, ketika truk TNI AD yang membawa amunisi melaju dari Perak, Surabaya, menuju Jember.
Saat berada di KM 774.350A, pengemudi truk mendapat informasi dari pengendara lain bahwa terlihat kobaran api di bagian belakang kendaraan.
Pengemudi segera menepikan truk ke sisi jalan. Namun, api dengan cepat membesar, menyebabkan kebakaran hebat.
Menurut Panit PJR 2 Jawa Timur, Ipda Arif Iskandar mengatakan bahwa awalnya terdeteksi api kecil yang kemudian berkembang akhirnya menjadi kebakaran besar.
2. Penyebab Kebakaran Bukan Karena Kecelakaan