news

Catat Urutan Fenomena Astronomi pada Mei 2025, Ada Hujan Meteor dan Parade Planet

Selasa, 6 Mei 2025 | 06:20 WIB
Ilustrasi hujan meteor selama bulan Mei 2025. (Nasa.gov)

Kemudian pada 14 Mei, giliran Antares—bintang terang dari rasi Scorpius—yang akan tampak berpapasan dengan Bulan di langit tenggara. Momen ini menarik karena Antares adalah salah satu bintang paling terang di langit malam dengan warna kemerahan yang khas.

Konjungsi Uranus: 18 Mei 2025

Peristiwa langka lainnya yang terjadi pada bulan ini adalah konjungsi antara Matahari dan Uranus pada 18 Mei 2025. Dalam posisi ini, Uranus akan berada tepat di belakang Matahari dari perspektif pengamat di Bumi, sehingga planet biru-hijau ini tidak akan terlihat untuk sementara waktu. Konjungsi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengamat langit yang ingin mengikuti pergerakan planet luar tata surya.

Perubahan Fase Bulan: Dari Apogee ke Perigee

Perjalanan Bulan sepanjang bulan Mei juga mencatat beberapa momen penting. Bulan akan mencapai titik terjauhnya dari Bumi (apogee) pada 11 Mei dengan jarak 406.244 kilometer. Keesokan harinya, 12 Mei, Bulan akan memasuki fase purnama yang menandai titik terang maksimal.

Seiring berjalannya waktu, Bulan akan memasuki fase perbani akhir pada 20 Mei. Pada saat itu, Bulan akan terbit sekitar tengah malam dan terbenam di siang hari. Pergerakan ini menunjukkan bahwa Bulan semakin bergeser ke arah barat di langit malam.

Kemudian, pada 26 Mei, Bulan akan berada di titik terdekatnya dengan Bumi (perigee) dengan jarak 357.119 kilometer. Hanya satu hari berselang, yakni pada 27 Mei 2025, Bulan akan memasuki fase bulan baru dan memulai siklus sinodik yang baru.

Tips Mengamati Langit Malam

Agar dapat menyaksikan fenomena-fenomena astronomi ini dengan maksimal, berikut beberapa tips yang dapat diikuti oleh pengamat langit amatir:

● Cari lokasi yang gelap dan jauh dari lampu kota, seperti dataran tinggi atau pedesaan.

● Gunakan aplikasi peta langit seperti Stellarium atau Sky Map untuk membantu mencari posisi planet dan rasi bintang.

● Perhatikan prakiraan cuaca, pastikan langit cerah tanpa awan.

● Gunakan alat bantu seperti teleskop atau binokular, terutama untuk mengamati planet dan bintang terang.

Bersabar dan nikmati prosesnya, karena tidak semua fenomena terjadi cepat dan dramatis.

Penutup

Halaman:

Tags

Terkini