“Lalu kami bersama tim bergerak cepat untuk mengecek semua komputer yang ada di gedung itu. Mulai dari dekanat sampai ruangan administrasi, karena mengarah pada satu sumber,” ucapnya.
“Ada tim dengan alternatif yang juga, saat di cek ternyata komputer itu aktif, kami bingung dimana arahnya. Sampai kami menemukan ternyata di suatu titik, di ruangan administrasi itu,” terangnya.
Baca Juga: PDP Kahyangan Raih Penghargaan, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Vitamin untuk Bergerak Lebih Kencang
Menurut Bayu, timnya melusuri seluruh kabel. Lalu ditemukan ada kabel yang mengarah ke atas menuju lemari. Dan ternyata di dalam lemari itu ada kardus yang berisi seluruh alat yang menjadi sumber kecurangan (Mini PC yang dihubungkan ke PC besar komputer).
“Diperkuat lagi oleh staf yang duduk di sebelah lemari itu, katanya ada staf lain sering ngutak atik lemari saat listrik mati. Memang sering bunyi, kalau listrik mati. Itu semakin menguatkan kami, untuk menemukan titik sumber kecurangan,” jelasnya.
Sebelumnya, ditemukannya kecurangan pada proses UTBK SNBT tahun 2025 diungkap oleh ketua Umum SNPMB, Eduart Wolok saat melakukan konferensi pers secara dering melalui kanal YouTube SNPMB ID pada Selasa 29 April 2025. Menurutnya, kecurangan itu sudah direncanakan secara terstruktur dan masif.
Baca Juga: Gus Fawait Patut Bangga! 3 Museum Unik Ini Lokasinya Ada di Wilayah Kabupaten Jember
“Ini memang sudah terencana dan terstruktur kecurangannya,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua tim pelaksana pusat UTBK, Prof Slamin, menyebut bahwa pihaknya segera melakukan penelusuran saat menerima informasi adanya upaya remote acces terhadap komputer peserta ujian di UNEJ.
“Mengetahui hal tersebut, kami melakukan penelusuran, pemeriksaan dan langkah-langkah antisipasi agar tidak terjadi kecurangan setelah ditemukan sumber anomali dari salah satu lokasi UTBK SNBT,” ungkap Slamin dalam keterangan tertulis pada Rabu 30 April 2025.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini