news

Puluhan Mahasiswa dan Buruh di Jember Gelar Aksi, Tuntut Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 1 Mei 2025 | 16:42 WIB
Massa Aksi di depan gedung DPRD Jember saat menunjukkan spanduk (SketsaNusantara.id/ Gita Pamuji)

SketsaNusantara.id- Puluhan massa aksi yang terdiri dari mahasiswa, sipil dan buruh yang menamakan dirinya sebagai Solidaritas Jember Melawan menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember pada Kamis 01 Mei 2025.

Mereka melakukan aksi ini sebagai bentuk peringatan Hari Buruh Internasional.

Berdasarkan pantauan SketsaNusantara.id di lapangan, massa bergerak dengan berjalan kaki dari double way Universitas Jember (UNEJ) pada pukul 11.25WIB menuju bundaran di depan DPRD Jember dan tiba pukul 12.24 WIB sambil diiringi lagu Buruh.

Baca Juga: Gus Fawait Patut Bangga! 3 Museum Unik Ini Lokasinya Ada di Wilayah Kabupaten Jember

Saat tiba di depan gedung DPRD, massa aksi kemudian membentuk lingkaran sembari mengangkat spanduk-spanduk yang bertuliskan kesejahteraan pekerja (buruh) dan juga kelayakan upah.

Kordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Yulia Nata Lubisma menyampaikan bahwa aksi ini memang sebagai peringatan hari buruh internasional.

Baginya, hari buruh merupakan hari perlawanan masyarakat sipil, apalagi dalam keadaan negara yang seperti saat ini.

Baca Juga: Pasca Laka Lantas KA vs Truk, KAI Daop 9 Jember Lakukan Penyempitan di JPL Lokasi Kecelakaan

“Aksi hari ini kami menyambut hari buruh. Kami memaknai hari buruh sebagai hari perlawanan masyarakat sipil dengan kondisi negara yang seperti ini,” katanya saat dikonfirmasi di sela-sela aksi, Kamis 1 Mei 2025.

Lebih lanjut kata Yulia, berdasarkan fakta yang terjadi, salah satu potensi terbesar yang memacu perekonomian di Kabupaten Jember ialah sektor pertanian, perhutanan dan perikanan. Maka, banyak para pekerja yang menyumbangkan tenaga dan waktunya di sektor tersebut, agar menjadi sebuah produksi.

“Kalau di potret, kondisi buruh di Jember, potensi terbesar yang memacu perekonomian di Jember ialah pertanian, perhutanan dan perikanan. Maka banyak buruh yang bekerja di sektor tersebut, menyumbangkan tenaga, waktu untuk menghasilkan produksi,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Jalin Kekompakan Buruh dan Pengusaha Lewat Jalan Sehat

Menurut Yulia, kendati para buruh memiliki banyak sumbangsih terhadap sektor-sektor tersebut, kondisi mereka masih jauh dari kata sejahtera.

“Ironisnya, kondisi buruh saat ini kesejahteraannya masih belum terjamin. Baik dari perlindungan sosial, soal upah, para buruh masih jauh dari kata sejahtera,” paparnya.

Halaman:

Tags

Terkini