news

Jadi yang Pertama dan Tertinggi di Jatim, Bulog Mojokerto Lampui 100 Persen Target Serapan Gabah dan Beras

Rabu, 30 April 2025 | 15:10 WIB
Pimpinan Cabang Bulog Mojokerto Muhammad Husin (kiri) meninjau secara langsung pembelian gabah petani di Pojok Kulon, Kesamben, Jombang. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Capaian target serapan gabah setara beras di atas 100 persen dari total target serapan dan menduduki peringkat pertama di Jawa Timur berhasil diraih Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Mojokerto.

Target serapan Bulog Kancab Mojokerto yakni sejumlah, 47.220 ton dan capaian Bulog 47.699 ton atau 449 ton lebih banyak dari target. Sedangkan untuk realisasi harian pada Selasa 28 April 2025 Bulog Kancab Mojokerto, untuk beras tembus diangka 585 ton, gabah 685 ton, dan untuk setara beras 955 ton.

Untuk keseluruhan serapan di Wilayah Kerja Bulog Kancab Mojokerto, di Mojokerto Raya dengan total, 16.999 ton. Di Kabupaten Jombang mencapai, 30.639 ton.

Baca Juga: Jelang Lebaran Stok Beras Import di Bulog Jember Melimpah, Kepala Perusahaan Umum Ade: Ketersediaan Aman

Menurut Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Mojokerto Muhammad Husin, keberhasilan Bulog Kancab Mojokerto dalam melampui target serapan tidak lepas dari kerjasama semua pihak.

"Capaian ini tak lepas dari kolaborasi dan dukungan berbagai pihak. Meliputi Danrem 082 CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Devid Eko Junanto, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza, Pemkab Jombang, Pemkab Mojokerto dan Pemkot Mojokerto,” jelas Husin.

Kolaborasi itu, sambung Husin, termasuk dari Dinas Pertanian dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Danramil dan Babinsa yang tersebar di tiga daerah yang menjadi wilayah serapan Perum Bulog Kancab Mojokerto.

Baca Juga: Prabowo Ingin Petani Kaya Raya Punya Rumah Bagus dan Mobil Mewah, Tapi Harga Gabah Justru Anjlok di Bawah HPP

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat aktif dalam menjaga stabilisasi harga gabah di tingkat petani agar tidak sampai anjlok di bawah HPP. Sehingga pada panen tahun ini, petani dibuat semringah dan tidak sampai merugi.

"Ucapkan terima kasih juga kami sampaikan kepada Perpadi, Tani Merdeka Indonesia, KTNA di wilayah Jombang dan Mojokerto Raya serta Koperasi Multi Pihak (KMP) binaan Dinas Pertanian Jombang. Atas kerjasama tersebut, sehingga capaian yang kita peroleh 47.600 ton ini bisa menjadi peringkat pertama se Provinsi Jawa Timur,’’ tegasnya.

Program penyerapan gabah kepada petani yaitu pembelian Gabah Kering Panen (GKP) petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp.6.500/kg. Hal itu dapat dilakukan dengan melalui sinergi dengan Kodim, Koramil, Babinsa, Dinas Pertanian dan PPL Wilayah Jombang dan Mojokerto Raya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Tags

Terkini