Apresiasi juga datang dari Ketua Umum PFI Nasional, Reno Esnir, yang menyebut peran IFG dalam APFI 2025 sebagai bukti nyata sinergi antara BUMN dan media.
“Dukungan IFG tidak hanya membantu terselenggaranya APFI 2025, tetapi juga memperkuat sinergi antara BUMN dan jurnalisme foto untuk kemajuan bersama,” ungkap Reno.
Puncak acara APFI 2025 menobatkan karya jurnalis foto lepas Iqbal Lubis sebagai “Photo of The Year 2025”. Fotografinya menangkap dampak buruk yang dirasakan warga rentan di Kabupaten Sulawesi Selatan—sebuah dokumentasi visual yang menyentuh dan menggugah kesadaran.
Selama 25–30 April 2025, masyarakat dapat menikmati pameran foto-foto terbaik APFI di kawasan Loji Gandrung, Solo. Tak hanya itu, acara juga diisi dengan diskusi fotografi bersama dewan juri dan penerima anugerah, termasuk sesi berbagi kisah di balik foto dan diskusi sinergi antara dunia fotografi dan industri printing.
Melalui APFI 2025, IFG tidak hanya menunjukkan peran sebagai entitas bisnis negara, tetapi juga sebagai pihak yang peduli terhadap peradaban, demokrasi, dan penguatan media sebagai pilar keempat bangsa.
Dukungan ini juga mencerminkan peran IFG sebagai Holding BUMN yang memiliki misi membangun industri keuangan non-bank yang sehat, inovatif, dan berdampak sosial. Dengan 17 perusahaan terafiliasi seperti Askrindo, Jamkrindo, Jasa Raharja, Jasindo, dan IFG Life, IFG terus berupaya memberi nilai tambah bagi masyarakat luas.
Dari panggung fotografi jurnalistik di Solo, IFG memberi pesan kuat: bahwa membangun bangsa tidak cukup hanya dengan modal ekonomi, tetapi juga dengan keberanian merekam dan menyuarakan kebenaran.
Apa Itu Indonesia Financial Group?
Indonesia Financial Group (IFG) adalah Holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan dan investasi, yang dibentuk pemerintah untuk berperan dalam pembangunan nasional melalui pengembangan industri keuangan non bank yang lengkap dan inovatif melalui layanan asuransi, penjaminan dan investasi.
Pada tahun 2020, Pemerintah melakukan pembentukan Holding Asuransi dan Penjaminan dengan menetapkan BPUI menjadi Perusahaan Induk, yang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).
Sehubungan dengan pembentukan holding tersebut, Kementerian BUMN telah menyetujui perubahan brand logo BPUI menjadi Indonesia Financial Group (IFG) berdasarkan surat Kementerian BUMN nomor S- 562/MBU/08/2020 tanggal 6 Agustus 2020.
Saat ini, IFG memiliki tujuh belas perusahaan terafiliasi yang terdiri dari anak perusahaan dan cucu perusahaan, berikut ini daftar perusahaannya:
1. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo)
2. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo)
3. PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja (Jasa Raharja)