“Kami hanya memberi tahu orang-orang agar mereka peduli satu sama lain jika hal serupa terjadi. Kami juga ingin pemerintah yang membangun saat ini tidak asal-asalan agar hal ini tidak terjadi lagi. Sudah banyak korban di sini karena jalan yang rusak,” paparnya.
Sementara itu, Tukiran, seorang warga Kecamatan Semboro yang bekerja sebagai penjual, setiap hari melintasi jalan dengan motor, juga sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sudah melakukan upaya perbaikan jalan.
“Terima kasih, Pak. Penambalan telah dilakukan meskipun menggunakan tanah. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa pengguna jalan seperti kami tidak terjatuh saat berebut jalan raya yang bagus di daerah ini,” ungkapnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!