SketsaNusantara.id - Tahukah anda, bahwa setiap tanggal 28 Mei diperingati sebagai Hari Puisi Nasional?
Berbeda dengan Peringatan Hari Puisi Sedunia yang dirayakan pada 21 Maret, ada alasan kenapa Hari Puisi Nasional diperingati setiap tanggal 28 April.
Pemilihan tanggal tersebut tak bisa lepas dari sosok penyair bernama Chairil Anwar.
Mengenai sejarah lahirnya puisi di Indonesia, hingga saat ini tidak diketahui dengan pasti kapan puisi mulai ditemukan.
Namun sejumlah ahli, sastrawan hingga pegiat literasi banyak yang menganggap kesustraan medern di Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1920-an, ketika M. Yamin menulis puisi berjudul Tanah Air.
Di Indonesia, para sejarahwan kemudian membagi perkembangan puisi ke beberapa periode berdasarkan ciri khasnya.
Misalnya Periode Pujangga Baru dengan aliran romantik dengan tema-tema nasionalisme tanpa menggunakan kata-kata kiasan.
Lalu Periode Angkatan 45 yang tidak terikat jumlah baris, hingga Periode Sastra yang dimulai sejak tahun 1970-an.
Banyak sastrawan yang melahirkan karya-karya sastra termasuk puisi pada periode-periode di atas.
Salah satunya adalah Chairil Anwar, penyair kelahiran Medan tanggal 26 Juli 1922 ini yang kemudian menjadi sosok di balik peringatan Hari Puisi Nasional.