Pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan berlangsung di halaman Basilika Santo Petrus, pusat dari kegiatan rohani umat Katolik sedunia. Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 50 kepala negara dan tokoh penting dunia.
Beberapa di antaranya adalah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Argentina Javier Milei, serta Pangeran William dari Inggris. Ini menunjukkan betapa pentingnya prosesi ini secara global.
Prosesi diawali dengan penyegelan jenazah Paus dalam upacara khusus yang dipimpin oleh Kardinal Kevin Farrell pada Jumat malam. Setelah itu, jenazah akan dipindahkan ke Basilika Santa Maria Maggiore.
Basilika ini dikenal sebagai tempat favorit Paus Fransiskus selama hidupnya. Di sanalah jenazahnya akan dimakamkan secara sederhana, sesuai dengan wasiatnya.
Makam Paus Fransiskus nantinya hanya akan ditandai oleh sebuah batu nisan dengan tulisan “Fransiskus”. Lokasi ini direncanakan akan dibuka untuk umum mulai 27 April 2025.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!