news

Tragis! Kronologi Pasutri di Jember Mendadak Diserang hingga Digigit Babi Hutan Liar saat Mandi di Sumber Air, Begini Kondisi Korban

Kamis, 24 April 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi Babi Hutanliar menyerang warga di Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur mengakibatkan pasutri terluka (Pexels/pixabay)

"Suaminya sempat membantu pegang celeng itu, tapi malah digigit tangannya. Kalau Mbak Siyani sendiri diseruduk jadi ada luka di bagian paha dan kakinya," tutur Imron.

Warga yang geram melihat kejadian tersebut akhirnya mengambil tindakan cepat. 

Babi hutan berukuran cukup besar dengan panjang sekitar satu meter dan tinggi sekitar 50 sentimeter itu akhirnya dibunuh warga menggunakan bambu dan senjata tajam seperti parang.

Baca Juga: Ditemukan di Tengah Hutan Jember, Makam Tokoh Perempuan Ini Konon Cikal Bakal Para Kyai dan Pesantren Besar di Jawa Timur

Warga menyebut hewan tersebut juga sudah memiliki taring cukup panjang, menandakan bahwa usianya cukup dewasa dan berpotensi berbahaya.

"Kalau dilihat babinya ini sudah keluar taringnya, ya akhirnya warga mengambil tindakan, celeng itu dibunuh dengan bambu, sama wedung (parang)," imbuh Aipda Imron

"Besar sekali ukuran celengnya, panjangnya saja sekitar 1 meter, dan tingginya setengah meter karena dianggap berbahaya warga terpaksa serang balik pakai parang," imbuhnya.

Baca Juga: Waspada! Inilah 9 Daftar Produk Makanan Olahan yang Terdeteksi Mengandung Babi, 7 Diantaranya Telah Bersertifikat Halal

Menurut Imron, lokasi sumber mata air tempat pasangan tersebut mandi memang cukup dekat dengan kebun dan hutan, hanya sekitar 100 meter dari batas hutan dan 150 meter dari pemukiman warga.

Letak geografis ini memungkinkan warga bertemu dengan hewan liar. Terlebih, jika kawasan hutan terganggu sehingga babi hutan harus keluar dari habitatnya untuk mencari makan.

Peristiwa ini sempat heboh dan memantik rasa penasaran publik terkait kondisi korban.

Aipda Imron menyebut pasutri yang diserang Babi Hutan Liar ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat.

Baca Juga: Polemik Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus di Kantor Tempo, Komnas HAM dan LPSK Turun Tangan dan Lakukan Ini

Beruntung, kondisi pasangan tersebut kini sudah membaik usai dirujuk ke RS Citra Husada Jember dan kini masih dalam pemantauan tim medis.

"Korban langsung dibawa ke puskesmas, setelah itu dirujuk ke rumah sakit Citra Husada Jember untuk perawatan lebih lanjut, alhamdulillah keadaannya sekarang membaik," ungkap Imron.

Halaman:

Tags

Terkini