Kemudian ia berinisiatif untuk menjual makanan hingga memiliki banyak pelanggan.
“Awalnya nyari jamu, terus jualan makanan,” tuturnya seperti dikutip dari Instagram @tengok_indonesia17.
Ia akhirnya memutuskan untuk membuka warung yang masih berdiri hingga saat ini.
Dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube wismoyom, Mbok Yem mendirikan warungnya pada tahun 1970.
Warung tersebut ia bangun dari uang hasil menjual jamu yang dikumpulkannya selama 5 tahun.
Mbok Yem dibantu oleh anaknya, Pak Sailan dalam mengelola warungnya tersebut.
22 Tahun terakhir, ia juga dibantu oleh seorang peziarah bernama Pak Muis.
Mbok Yem tidak sendiri dalam mengelola warungnya yang bernama ‘Warung Puncak Lawu Argo Dalem’.
Meski berdinding kayu, kehangatan yang ditawarkan Mbok Yem dan warungnya ini menjadi penolong bagi para pendaki yang kedinginan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!