news

UIN KHAS Jember Tanam Seribu Mangrove di Pantai Cemara Puger, Gaungkan Aksi Nyata Selamatkan Pesisir di Hari Bumi 2025

Selasa, 22 April 2025 | 18:47 WIB
Kolaborasi UIN KHAS Jember dan relawan lingkungan tanam Mangrove di Pantai Selatan sebagai langkah konkret pelestarian alam (Dok. Uin Khas Jember)

SketsaNusantara.id – Aksi peduli lingkungan kembali digaungkan dari pesisir selatan Jember. Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Selasa (22 April 2025).

Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember bersama tim gabungan menggelar penanaman ribuan pohon mangrove di Pantai Cemara, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi bagian dari gerakan berkelanjutan yang menyasar pemulihan ekosistem pesisir.

Baca Juga: Detik-Detik Kecelakaan di Depan Masjid Roudhotul Muchlisin, Mobil Pembawa Jenazah di Jember Terguling Saat Hindari Motor Keluarga yang Alami Trouble

Selain penanaman mangrove, aksi bersih pantai juga menjadi agenda utama sebagai bentuk komitmen menjaga lingkungan hidup.

Wakil Rektor III UIN KHAS Jember, Dr. Khoirul Faizin, menegaskan bahwa kampusnya berkomitmen menginisiasi gerakan lingkungan yang berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas satu hari, melainkan misi jangka panjang yang harus dirawat bersama.

Baca Juga: Sukseskan TMMD ke-124, Pemkab Jember Gelontorkan Alokasi Dana 2,4 M

"Aksi tanam ini adalah bentuk nyata cinta lingkungan. Jangan hanya berhenti pada peringatan Hari Bumi. Ini harus menjadi gerakan rutin dan meluas, apalagi wilayah pesisir kita rawan abrasi," ungkapnya di sela kegiatan.

Sebanyak seribu bibit mangrove ditanam pada aksi tersebut. Jenis cemara udang dipilih karena kemampuannya dalam menahan abrasi serta meningkatkan ekosistem pesisir.

Menurut Dr. Faizin, keberadaan mangrove turut mendukung kesejahteraan nelayan dengan meningkatkan populasi ikan dan kepiting.

Baca Juga: Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, KAI Daop 9 Jember Pasang Portal Atas di Perlintasan Sebidang

Tak hanya dari kalangan akademisi, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari relawan dan komunitas lingkungan setempat. Ketua Relawan Bank Sampah Induk Kabupaten Jember, Ahmad Sugiarto, turut hadir dan mengapresiasi langkah yang dilakukan.

Namun, ia menyoroti pentingnya edukasi dan keterlibatan masyarakat secara langsung agar pemeliharaan mangrove bisa berhasil.

Halaman:

Tags

Terkini