Vance bertemu dengan Pope Francis di kediaannya yang sedang berkunjung ke Roma, Italia bersama keluarganya.
Pertemuan singkat itu menjadi momen pertukaran salam Paskah, meskipun Vance memilih menghadiri kebaktian terpisah di Basilika Santo Paulus di luar Tembok Vatikan.
Kesehatan Paus Fransiskus memang telah menjadi perhatian sejak beberapa bulan terakhir. Pada Februari 2025, ia dilarikan ke Rumah Sakit Gemelli, Roma, setelah mengalami kesulitan bernapas.
Dokter mendiagnosis Paus menderita pneumonia ganda, akibat adanya infeksi serius yang memengaruhi kedua paru-parunya.
Baca Juga: Mengenal Flu Pneumonia, Penyakit yang Menyerang Aktris Barbie Hsu 'San Cai' hingga Meninggal Dunia
Kondisinya memburuk ketika pada hari ke-10 perawatan, Paus juga didiagnosis mengalami gagal ginjal ringan hingga menjalani perawatan intensif di ICU selama beberapa hari.
Paus Fransiskus sempat menunjukkan tanda pemulihan, bahkan ia mengadakan pertemuan pribadi untuk menyampaikan terima kasih pada tim medis yang menanganinya.
Sehari setelah memimpin Misa Paskah, pihak Vatikan menyampaikan kabar duka, berpulangnya Paus Fransiskus ke hadapan Sang Pencipta.
"Pagi ini pukul 7.35, Uskup Roma Fransiskus kembali ke Rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan gereja-Nya," tulis pihak Vatikan dalam pengumuman di akun Instagram @vaticannews yang diunggah hari Senin, 21 April 2025.
Semasa hidupnya, Paus Fransiskus dikenal sebagai pemimpin yang vokal terhadap isu kemanusiaan.
Saat berkunjung ke Indonesia pada bulan September 2024 lalu, Pope Francis juga menyerukan perdamaian termasuk untuk menghentikan konflik di Gaza.
Baca Juga: Pesan Khusus Paus Fransiskus untuk Indonesia demi Hadapi Ancaman Masa Depan Umat Manusia
Pada bulan Januari 2025, ia juga pernah mengkritik operasi militer Israel di Gaza, menyebut kondisi kemanusiaan di sana "sangat serius dan memalukan".