"Kecewa sama aturan gubernur, padahal kita udah jadi bahan percobaan kurikulum merdeka, ada P5, angkatan covid19, sekarang dilarang ngadain perpisahan, gak ada euphoria kenangan apa yang kita dapat?," katanya.
"Pray for angkatan 2025," tutup video itu.
Ungkapan tersebut justru mendapatkan komentar miring dari para netizen. Karena murid-murid SMA ini dinilai terlalu berlebihan dalam menanggapi peraturan baru dari Dedi Mulyadi.
"Petantang petenteng .. emak lu noh dirumah puyeng nyari biaya buat wisuda. Udah syukur gak jadi wisuda jadi emak lu kaga mumet kudu nyari pinjeman ke mana," celoteh @putri_bochull.
"Lebay anda nak... Ga kasian sama emak bapakmu ngeluarin duit cuma buat hal begituan... Cukup perpisahan biasa aja, ngaliwet sama guru juga udah kenangan terindah," pungkas @meldafs.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!