SketsaNusantara.id - Seorang perempuan berinisial DFN (31), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari, Jember mengaku menjadi korban begal.
DFN dan temannya nekat berbohong dengan mengaku menjadi korban begal usai menjual motor orang tuanya.
Insiden ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polrek Bangalsari, Aipda Beny Wicaksono.
“DFN punya hutang kepada seorang laki-laki, karena ditagih terus, akhirnya berinisiatif untuk menjual motor milik orang tuanya,” ujar Aipda Beny Wicaksono pada Minggu, 20 April 2025.
Aipda Beny juga menambahkan, DFN yang enggan jujur kepada orang tuanya akhirnya memilih untuk merekayasa kabar pembegalan terhadap dirinya.
“DFN bingung dan tidak mau jujur kalau motor orang tuanya dijual, akhirnya dia bersama temannya membuat skenario terjadinya pembegalan untuk mengelabui orang tuanya,” imbuh Benny.
Baca Juga: Pura-Pura Jadi Korban, Viral di Media Sosial Perempuan di Jember Ini Rekayasa Kejadian Pembegalan
Fakta tersebut terungkap usai pihak kepolisian menginterogasi pembeli motor DFN hingga mengembangkan dan mengumpulkan barang bukti yang ada.
“Setelah kami lakukan serangkaian penyelidikan, kami mendapat temua bahwa motor tersebut dikendarai oleh seseorang,” paparnya.
Dari situ diketahui, pengendara adalah pembeli motor orang tua DFN.
“Kami akhirnya mendatangi DFN dengan membawa semua bukti yang kami kumpulkan, Mereka akhirnya tidak bisa berkutik,” ujar Beny lagi
Sebelumnya, sempat viral video DFN yang mengaku sebagai korban pembegalan di wilayah hukum Polsek Bangsalsari.