news

Semprot UGM! Mahfud MD Anggap Universitas Terlalu Jauh Ikut Campur dalam Polemik Rumor Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 18 April 2025 | 21:46 WIB
Mahfud MD berikan pendapat polemik ijasah palsu Jokowi dan UGM (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD Official )

SketsaNusantara.id - Polemik tudingan ijazah palsu Jokowi kini ikut ditanggapi oleh Mahfud MD, mantan Menkopolhukam sekaligus pakar ahli tata negara.

Mahfud MD menyatakan bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak perlu terlalu jauh terlibat dalam polemik terkait tuduhan keabsahan ijazah mantan Presiden Jokowi.

Hal itu disampaikan oleh Mahfud MD dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Mahfud MD Official.

Baca Juga: Bukan Tugas UGM Membela Presiden, Mahfud MD Bongkar Batas Peran Kampus dalam Isu Ijazah Jokowi

Menurutnya, pihak Universitas Gajah Mada (UGM) sudah terlalu jauh ikut campur, ia menilai saat ini UGM tidak perlu terlalu ikut campur dalam perkara tuduhan ijazah palsu Jokowi.

"UGM tidak perlu terlibat dalam urusan itu karena UGM itu yang mengeluarkan ijazah bukan yang memalsukan ijazah," ujar Mahfud MD.

Mahfud MD menekankan bahwa UGM adalah institusi yang mengeluarkan ijazah atas lulusannya dan bukan pihak yang memalsukan ijazah.

Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi, Ternyata Ini Hukuman Bagi Pengguna Ijazah Palsu, Bisa Dipenjara hingga Denda Ratusan Juta Rupiah!

"UGM tinggal mengatakan bahwa 'saya sudah mengeluarkan ijazah ini' gitu saja," imbuhnya.

Oleh karena itu, menurutnya UGM tidak perlu terlalu dalam terlibat dalam perdebatan mengenai keaslian ijazah tersebut.

Ia berpendapat bahwa UGM seharusnya cukup berikan klarifikasi dan keterangan dan menyatakan bahwa mereka telah mengeluarkan ijazah tersebut di tahun kelulusannya.

Baca Juga: Misteri Kacamata di Ijazah Jokowi: Roy Suryo Bilang Itu Palsu, Joko Widodo Jawab Santai

Mantan Menkopolhukam tersebut menyatakan bahwa masyarakat berhak untuk meminta keterbukaan informasi terkait dokumen-dokumen publik, termasuk ijazah.

Mahfud MD berpendapat bahwa penjelasan mengenai keberadaan ijazah tersebut seharusnya datang langsung dari Jokowi sendiri.

Halaman:

Tags

Terkini