SketsaNusantara.id - Tugu Titik Nol Nusantara di IKN (Ibu Kota Nusantara), Kalimantan Timur mendadak ramai jadi sorotan publik.
Pasalnya, plakat di tugu tersebut tertulis teks acak "Lorem Ipsum" yang biasanya hanya digunakan sebagai dummy text dalam desain grafis.
Kehebohan bermula dari unggahan akun X @jeJAKAki pada Kamis, 17 April 2025, yang memamerkan foto plakat tersebut. Cuitan itu langsung viral yang ditonton lebih dari 820 ribu kali, dan memicu tawa sekaligus kekecewaan netizen.
Bahkan ada yang menilai kejadian ini blunder memalukan, terlebih karena kesalahan tersebut terjadi pada proyek prestisius ibu kota baru yang menelan dana ratusan triliun rupiah.
Lantas, apa sebenarnya arti "Lorem Ipsum" dan mengapa tulisan ini bisa bikin heboh se-Indonesia?
Dilansir SketsaNusantara.id dari website resmi Lipsum, tulisan Lorem Ipsum adalah contoh teks isian atau dummy text yang biasanya digunakan dalam desain grafis, penerbitan, hingga pengembangan web.
Teks ini berasal dari karya sastra klasik "De Finibus Bonorum et Malorum" (Tentang Ujung dari Kebaikan dan Kejahatan) yang ditulis oleh filsuf Romawi, Cicero, pada tahun 45 SM (Sebelum Masehi).
Namun, text ini bersifat acak dan memang tidak memiliki makna khusus. Dalam bahasa Indonesia, "Lorem Ipsum" dikenal sebagai "teks dummy" atau teks pengisi tanpa terjemahan langsung.
Sebab, tujuan meletakkan teks acak ini bukan untuk dibaca, melainkan hanya untuk mengisi ruang sebagai penanda tata letak sementara sebelum konten atau tulisan asli dimasukkan ke dalam desain atau dokumen final.
Baca Juga: Apa Itu Join Custody? Baim Wong dan Paula Verhoeven Resmi Bercerai, Hak Asuh Anak Jatuh Pada Siapa?
"Lorem ipsum" dipilih sebagai teks contoh karena penyebaran hurufnya merata, menyerupai tulisan asli, meskipun tidak memiliki makna yang jelas.
Berbahasa Latin, teks ini sudah digunakan sejak tahun 1500-an dan ada yang menyebut teks ini memiliki arti yang romantis.