Hotma Sitompul memulai kariernya di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta di bawah bimbingan Adnan Buyung Nasution.
Pada 1980, ia mendirikan firma hukumnya sendiri, Hotma Sitompul Law Firm, yang kemudian menjadi salah satu firma hukum terkemuka di Indonesia.
Hotma juga mendirikan LBH Mawar Saron pada 8 Juli 2002, sebuah lembaga bantuan hukum non-profit di bawah naungan Yayasan Hotma Sitompul.
Lembaga ini fokus memberikan bantuan hukum gratis (pro bono) kepada masyarakat kurang mampu, tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang sosial.
Sepanjang kariernya, Hotma dikenal sebagai pengacara yang tegas dan berpengalaman, menangani berbagai kasus besar dan kontroversial, mulai dari kasus narkoba, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga kasus yang melibatkan selebritas seperti Raffi Ahmad dan Baim Wong.
Gaya komunikasinya yang blak-blakan membuat namanya sering menjadi sorotan media. Terlebih, sepak terjangnya menyelesaikan berbagai macam kasus menunjukkan keahliannya dalam menangani perkara hukum yang kompleks.
Kabar meninggalnya Hotma memicu gelombang duka cita dari berbagai kalangan. Sejumlah rekan pengacara termasuk Ruhut Sitompul turut menyampaikan belasungkawa.
Kepergian Hotma Sitompul adalah kehilangan besar bagi dunia hukum Indonesia. Dedikasinya dalam memberikan bantuan hukum, serta pengalamannya dalam menangani kasus-kasus besar, akan selalu dikenang meski kini ia telah tiada.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini