SketsaNusantara.id - Langit Solo pada bulan Juli mendatang tampaknya akan menjadi saksi penting dalam perjalanan politik salah satu partai yang kerap diklaim sebagai perwakilan anak muda di Indonesia.
Suasana hangat dan penuh warna diperkirakan akan membalut kota tersebut saat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar kongres perdananya.
Kongres ini bukan sekadar agenda internal partai, melainkan momen penting yang akan menentukan arah baru bagi PSI. Apalagi, sorotan publik kian tertuju pada nama yang tak asing, Kaesang Pangarep.
Kaesang, anak bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali menjadi buah bibir setelah dipastikan akan maju lagi sebagai calon Ketua Umum PSI.
Meski sebelumnya sempat menimbulkan kontroversi karena langsung diangkat jadi ketua umum hanya 2 hari setelah resmi menjadi kader, kini Kaesang menyatakan kesiapan untuk kembali bertarung dalam perebutan posisi tertinggi di partainya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yoga Prabowo, mengungkapkan bahwa Kaesang akan kembali mencalonkan diri dalam kongres PSI yang dijadwalkan digelar di Solo pada Juli 2025.
Selain Kaesang, nama-nama seperti Agus Herlambang, Ketua Organisasi Kader dan Kaderisasi PSI, serta anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka, turut disebut-sebut akan meramaikan persaingan.
Yoga menyampaikan bahwa PSI tengah menyiapkan format baru dalam proses pemilihan ketua umum.
Jika sebelumnya menggunakan mekanisme Kopdarnas, kali ini prosesnya akan melibatkan seluruh kader melalui sistem aplikasi digital.
Setiap anggota partai nantinya bisa menyalurkan hak suaranya langsung lewat aplikasi yang sedang dikembangkan.
"Sudah ada beberapa calon," kata Yoga usai acara Monochrome Party yang digelar PSI di Loji Gandrung, Jumat malam 11 April 2025.