“Detik-detik gempa yang terekam CCTV dan terdengar suara gemuruh,” tulis akun X @lambepaklurah.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Daryono, melalui akun X miliknya, menjelaskan mengenai suara gemuruh pada Gemba Bogor Kamis malam tadi.
“Gempa Bogor M4,1 disertai suara gemuruh dan dentuman adalah hal wajar,” terangnya.
Ia mengungkapkan, suara tersebut muncul karena getaran frekuensi tinggi di dekat permukaan.
Daryono juga menambahkan, hal tersebut menjadi bukti bahwa gempa yang terjadi memiliki kedalaman yang sangat dangkal.
Ia menegaskan, gempa yang sangat dangkal akan disertai dengan suara gemuruh, dentuman bahkan suara mirip ledakan.
3. Gempa Bogor dan Sesar Citarik
Daryono menjelaskan, Sesar Citarik diduga kuat sebagai pembangkit gempa di Bogor pada Kamis malam.
Sesar Citarik sendiri memiliki mekanisme geser mengiri. Menurut Daryono, hal ini sesuai dengan hasil analisis mekanisme sumber gempa BMKG.
4. Terjadi Gempa Susulan Sebanyak 4 Kali
Berdasarkan hasil monitoring BMKG, hingga Jumat pagi, 11 April 2025 pukul 6.00 WIB, setidaknya ada 4 gempa susulan.
4 Gempa susulan tersebut terjadi pukul 23:12 WIB dengan kekuatan 1,9 Magnitodo, 23.14 WIB dengan kekuatan 1,7 Magnitudo, 01.04 WIB (Jumat 11 April 2025) berkekuatan 1,6 Magnitudo dan pukul 1:38 WIB dengan kekuatan 1,7 Magnitudo.
5. Laporan Sementara Kerusakan akibat Gempa Bogor