SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto tanggapi tagar 'Indonesia Gelap' yang akhir-akhir ini ramai digaungkan.
Ramainya tagar Indonesia Gelap ini berawal dari aksi demo yang ramai digelar sebelum-sebelumnya oleh mahasiswa hingga masyarakat sipil yang menuntut tanggungjawab dari Prabowo Subianto atas kebijakan-kebijakannya yang justru menyusahkan warga.
Saat memberikan pidato dalam acara Sarasehan Ekonomi di Ruang Assembly Hall, Menara Mandiri, Jakarta pada Selasa, 8 April 2025 hari ini, Prabowo Subianto mengaku heran dengan seruan Indonesia Gelap.
Dikatakan Prabowo Subianto bahwa ia tak merasa Indonesia Gelap karena dirinya melihat Indonesia cerah dan baik-baik saja.
"Saya juga heran ada orang yang mengatakan Indonesia gelap. Kalau dia merasa gelap ya itu hak dia. Tapi kalau saya bangun pagi saya lihat Indonesia cerah," katanya, dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Presiden terpilih dalam Pemilu 2024 ini kemudian memberi serentetan bukti yang menurutnya menandakan bahwa Indonesia baik-baik saja.
"Kalau saya ketemu petani gembira, harga pangan mengalami peningkatan hasil, mereka naik drastis, produksi naik secara drastis, kita potong semua. Regulasi yang enggak bener, kita sederhanakan," jelasnya.
Meski begitu, Prabowo menegaskan bahwa ia tak melarang jika ada warga yang merasa Indonesia Gelap.
"Jadi saudara-saudara saya tidak akan melarang orang untuk selalu memandang dengan kegelapan. Kalau ada orang yang mau lihat gelap gelap gelap monggo,"
Namun tetap saja, menurutnya bangsa ini akan memiliki masa depan yang cerah.
"Tapi kalau saya lihat, saya optimis, saya bangga jadi Presiden RI. Kekayaan kita akan kita kuasai, kita kelola, untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat,"