Untuk itu Prabowo sudah berkomitmen bahwa ia akan segera ambil tindakan terhadap kewenangan-kewenangan polisi yang dinilai justru keluar dari kewenangan Polri.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia telah memiliki beberapa indikator kapan saatnya ia turun tangan untuk ambil tindaakn terhadap aparat kepolisian.
Menurut Prabowo bidang-bidang yang selama ini ia tekankan kepada kepolisian untuk segera diberantas adalah narkoba, penyelundupan barang-barang yang bisa membunuh pabrik yang ada di Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa selama pemerintahannya ia sudah menegaskan hal-hal itu untuk segera ditangani baik kepada Kapolri hingga kejaksaan agung serta penegak-penegak hukum.
Untuk itu, terkait pembahasan RUU Polri ia juga menegaskan akan lebih transparan di masyarakat melalui pembahasan dengan berbagai stakeholder.
"Nanti akan saya bicarakan dengan tokoh-tokoh polisi supaya transparan bahwa setiap undang-undang ada dengar pendapat, undang semua stakeholder semua dibahas," imbuhnya bahwa khusus RUU Polri akan ia bahas dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.
"Bahwa naskah yang sah (undang-undang) itu harus diungkapkan kepada masyarakat, bahwa ini naskahnya agar tak beredar macam-macam fitnah," tegas Prabowo.
Apa yang disampaikan oleh Prabowo merupakan reaksi dari banyaknya protes sebelumnya dari masyarakat terkait pengesahan RUU TNI yang dianggap tak transparan sebab diputuskan hanya oleh beberapa kalangan saja.
"Tapi masyarakat Indonesia itu biasa, sebelum daftar kabinet di edarkan tapi daftar kabinet sudah beredar dan mereka yakin," sentil Prabowo terhadap masyarakat Indonesia yang begitu gampang percaya dengan berita yang belum tentu kebenarannya.
Untuk itu khusus rencana RUU Polri, Prabowo Subianto sudah berkomitmen akan transparan dan mengawal secara langsung prosesnya sebab ia mengaku merasa memiliki kepentingan, yakni untuk memiliki polisi-polisi hebat namun juga bisa diawasi kewenangannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini