Dimana dalam rekaman tersebut, Lisa menegaskan bahwa Ayu adalah orang yang mengenalkannya dengan Ridwan Kamil dan mengklaim bahwa keduanya pernah memiliki hubungan dengan RK.
Lisa pun meminta agar Ayu berhenti menyebarkan apa yang dianggapnya sebagai fitnah.
“Teruntuk AA ya, kan kamu duluan yang ada hubungan sama bapak ya. Udah banyak kok yang tahu, udah deh ya jangan sok-sok pro ke ibu, jangan, jangan. Kan kamu ini kan yang duluan ada hubungan sama bapak, kamu yang kenalin aku, gitu loh ya. Coba ngomong ke media kayak begitu. Jangan terus-terusan fitnah lho. Ini udah bukan tentang asmara lagi lho, ini tentang anak, hak anak, paham ya sampai situ,” tegasnya.
Sebelumnya, Ayu menyatakan bahwa Ridwan Kamil siap melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa anak Lisa bukan darah dagingnya.
Ia mengungkapkan hal ini melalui media sosialnya, dengan menyebutkan bahwa tes DNA akan segera dilaksanakan sebagai langkah hukum untuk mengklarifikasi situasi.
“Hukum sedang berjalan dan Ibu Cinta sendiri dan Akang siap untuk Tes DNA berdasarkan hukum yang berlaku ya, makin jelas aku di sini tegak lurus membela anak Bapak yang tidak tahu apa-apa dan anak LM yang diakui sebagai anak RK sendiri. Jadi, tunggu apa lagi? Silakan tunggu tanggal mainnya kalian tes DNA dalam waktu dekat,” tulis Ayu Aulia yang disertai mention terhadap akun @ridwan kamil.
Ridwan Kamil sendiri sudah mengeluarkan klarifikasi melalui akun Instagram resminya pada 27 Maret.
Dalam penjelasannya, RK menegaskan bahwa informasi yang disebarluaskan oleh Lisa adalah tidak benar dan merupakan fitnah yang bermotif ekonomi.
Dia juga menyampaikan bahwa dirinya hanya bertemu Lisa sekali, itu pun untuk membahas permohonan bantuan kuliah.
RK juga menjelaskan bahwa permasalahan terkait Lisa sudah diselesaikan beberapa tahun lalu dengan bukti-bukti yang tidak terbantahkan, dan dirinya telah meminta maaf di hadapan keluarga.
Namun, RK merasa bingung mengapa masalah tersebut kini kembali diungkit.
RK pun menyatakan bahwa kali ini, ia akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah yang muncul akibat pernyataan Lisa.