Melihat kondisi saat ini, demonstrasi di mana-mana hingga nilai IHSG yang sempat turun drastis, Ferry mengusulkan Prabowo untuk mengambil sikap yakni menarik mundur semua pengaruh militer kepada pemerintah sipil.
Ia juga menyarankan agar Prabowo mengembalikan supremasi sipil termasuk membatalkan rencana pembahasan sejumlah undang-undang yang memberikan wewenang lebih kepada aparat untuk bertindak yakni Revisi Undang-Undang KUHP dan RUU Polri.
“Kita lagi nggak butuh itu pak. Kita butuh sesuatu yang bener-bener rbisa membangun semuanya,” tuturnya.
Menurutnya, jika UU TNI yang baru disahkan DPR akan diperuntukkan untuk hal positif, bisa dimulai dari menertibkan para jenderal aktif yang memegang jabatan di luar ketentuan UU.
2. Mengembalikan Kendali Sejumlah Program Pemerintah Kepada Sipil
Ferry juga meminta agar penanganan beberapa program dikembalikan kepada sipil seperti Makan Bergizi Gratis.
“Biarkan makan bergizi gratis itu dikelola oleh ahli gizi dan sekolah tempat anak-anak itu menerima makanan, biarkan yang mengahar anak-anak kita itu guru-guru yang kompeten, biarkan yang mengajar kampus-kampus itu dosen yang memang sudah jelas latar belakangnya. Biarkan segala bentuk usaha itu dijalankan oleh para profesional,” tegasnya.
Baca Juga: Ikut Demo Tolak RUU TNI, Ferry Irwandi Traktir Demonstran Siomay 2 Gerobak: Kalian Nggak Sendiri
3. Cara Berkontribusi untuk Militer
Ferry Irwandi mengungkapkan beberapa cara yang bisa dilakukan Prabowo Subianto sebagai eks militerr untuk berkontribusi bagi korpsnya tersebut.
“Masih bisa cara lain, pertama memberikan kesejahteraan kepada para prajuritnya, kepada para bintaranya, kepada para tamtamnya yang hidup selama ini beriringan dan kejar-kejaran dengan garis kemiskinan,” imbuhnya.
4. Meminta Prabowo Subianto untuk Menyatakan Sikap
Pria asal Jambi ini juga kembali menyinggung mimpi Prabowo Subianto yang tercatat dalam buku harian Soe Hok Gie, yakni masyarakat yang maju dan pemberantasan kemiskinan.
Ia meminta Prabowo Subianto untuk tegas bersikap, jika memang situasi yang terjadi saat ini bukanlah yang dikehendari Ketua Umum Gerindra tersebut.