Menurutnya, dalam suatu acara besar memang selalu ada baik dan buruk. Namun, dokter Richard Lee meminta masyarakat terutama para awak media untuk tidak membuat berita yang malah memprovokasi pihak lain yang mungkin tidak suka dan malah memanfaatkan video hasil liputan untuk memunculkan sentimen negatif terhadap Palembang.
"Menurutku memang ada yang puas dan ada yang tidak, tapi memang suatu acara itu memang ada ketidak sempurnaan atau masalah kecil itu biasa," tuturnya.
"Ketika ada beberapa media memberitakan hal baik kok masih ada juga media yang memberitakan hal yang buruk makanya saya kurang setuju karena overall saya lihat acara ini berhasil," ucap Richard.
"Makanya saya minta tolong jangan provokasi, beritakanlah hal positif, kalo dicari kekurangannya ya jadilah berita itu negatif," imbuhnya.
Video yang dimaksud Richard Lee adalah video Liputan 6 yang menunjukkan warga berdesakan saat mengambil kupon untuk bisa mengambil daging rendang.
Tak hanya momen warga berdesakan yang jadi sorotan, warganet juga menyoroti pemasangan pagar saat pembagian rendang.
Banyak warganet yang menilai pemasangan pembatas itu sebagai gambaran masyarakat Palembang yang kurang tertib sehingga harus dipasangi pagar.
Richard Lee juga mengaku tak setuju dengan ide pembagian rendang dengan menukar kupon, apalagi dipasangi pagar.
"Aku juga gak setuju ada pembagian kupon sama pager karena ingin lebih dekat dengan masyarakat," katanya
"Tapi balik lagi bahwa acara ini melibatkan banyak orang ada Pemprov, Pemkot, Dinas Pariwisata dll, dan aku menghargai pihak panitia dengan adanya pengaturan seperti itu," ucap Richard.
"Jadi, marilah kita isi hari kita dengan berita positif dan tidak saling menyalahkan apalagi saling mengejek satu sama lain," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini