SketsaNusantara.id - Bupati Jember Muhammad Fawait kembali memaparkan progres program 100 hari kerja, di DPRD Jember, Senin 17 Maret 2025.
Agenda ini dilakukan untuk menyampaikan beberapa progres kegiatan dan program, yang akan dilakukan dalam 1 minggu ke depan.
“Kami malam ini mengupdate kegiatan 100 hari kerja, yang akan kami sampaikan setiap Minggunya,” ujarnya.
Salah satu persoalan yang kini tengah menjadi pembahasan, persoalan honor non ASN yang sudah dinantikan oleh mereka.
“Malam ini kami dari Satgas sudah menyerahkan data ke Pansus DPRD Jember, selanjutnya kami menunggu rekomendasi untuk pencairan gaji rekan-rekan non ASN. Semoga tindaklanjutnya dan rekomendasi bisa segera dicairkan kepada mereka yang berhak menerima,” imbuhnya.
Kemudian, Bupati Jember Gus Fawait juga menyampaikan persoalan pengendalian inflasi melalui program pasar murah dan kini sudah berjalan.
“Alhamdulillah soal pasar murah sudah berjalan, termasuk mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, dan termasuk menjaga kestabilan harga di Jember,” terangnya.
Program selanjutnya menurutnya, penerbitan Surat Edaran (SE) 5 hari kerja yang sudah dijalankan bagi para tenaga kesehatan di Jember.
“Ini juga sudah kami jalankan dan para nakes sangat bersyukur dengan adanya SE ini,” ungkapnya.
Gus Fawait menyampaikan, program saluran aduan Wadul Gus E juga sudah berjalan meskipun masih perlu ada beberapa penyempurnaan yang dilakukan.
“Untuk program ini sudah berjalan, agar komunikasi kita dengan masyarakat tidak terbatas. Termasuk beberapa aduan masyarakat sudah masuk dan ditindaklanjuti,” terangnya.