SketsaNusantara.id - Polemik pengangkatan Ifan Seventeen jadi Direktur Utama (Dirut) PT Produksi Film Negara (PFN) masih terus bergulir bahkan membuat Fedi Nuril cekcok dengan Kader PSI (Partai Solidaritas Indonesia).
Aktor sekaligus musisi yang tergabung dalam band Garasi itu sebelumnya memprotes soal penunjukan Dirut BUMN yang dinilai minim pengalaman dan prestasi yang tidak jelas.
Ia bahkan menyinggung perkataan Presiden RI, Prabowo Subianto soal merit system yang dinilai tak diterapkan dengan benar di pemerintahan.
Pasalnya, penunjukan Ifan jadi Dirut PFN disinyalir karena vokalis band Seventeeen itu merupakan kader Partai Gerindra yang punya kedekatan dengan Prabowo Subianto.
"Kata @prabowo 'kita harus menuju ke arah merit (kemampuan) system dan presteasi'. Tapi, yang diangkat menjadi Dirut PFNN malah Ifan Seventeen yang kemampuan, pengalaman dan prestasinya di film Indonesia gak jelas," tulis Fedi Nuril melalui cuitan akun X @realfedinuril yang diunggah hari Rabu, 12 Maret 2025.
Cuitan Fedi Nuril tersebut membuat Dedy Nur Palakka ikut bereaksi. Ketua Biro Ideologi dan Kaderisasi DPW PSI Bali itu menilai Fedi Nuril lebih cocok jadi Dirut PFN, namun tak terlaksana.
Dedy menyoroti perbedaan nasib Ifan Seventeen dengan Fedi Nuril. Menurutnya, Fedi Nuril tak ditunjuk jadi Dirut PFN karena bukan kader dari partai koalisi, meski dinilai lebih intelek dan berpengalaman di bidang perfilman Indonesia.
"Saya pribadi berharap yang diangkat adalah @realfedinuril, tapi sayang sekali itu tidak terjadi dalam realitas. Mengapa? tulis Dedy Nur dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun X @Dedynurpalakka yang diunggah pada hari Kamis, 13 Maret 2025.
"Padahal kalau dilihat dari kacamata intelektualisme Fedi Nuril lebih jelas secara Intelek, cuman karena FN (Fedi Nuril) tidak berpartai dan yang ditudingnya berpartai maka nasib berbicara terbalik," imbuhnya.
Dedy lantas memberikan saran pada Fedi Nuril untuk punya kedekatan dengan partai kolisi jika ingin punya peluang jadi Dirut PFN ketimbang mengkritik Ifan Seventeen.
"Itulah mengapa Ifan Seventeen punya peluang besar jadi Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) sementara Fedi Nuril ngga punya peluang itu," ucap Dedy.