SketsaNusantara.id - Fedi Nuril kembali menjadi sorotan publik setelah memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto mengenai ancaman pihak asing yang berupaya memecah belah Indonesia.
Dalam pidato peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Prabowo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap upaya-upaya dari pihak asing yang berusaha memecah belah persatuan Indonesia.
Ketum Partai Gerindra itu menyebut bahwa nantinya akan terungkap adanya LSM dan media massa yang dibiayai oleh pihak asing untuk mempengaruhi opini publik.
Fedi Nuril ikut menyoroti hal tersebut, Fedi Nuril mengunggah tangkapan layar dari media televisi swasta yang menampilkan peringatan Prabowo soal ancaman dari pihak asing.
Melalui akun X (sebelumnya Twitter) miliknya, Fedi memberikan komentar dan mengaitkan pernyataan Prabowo dengan pengalaman pribadinya yang pernah dituduh dibayar pihak asing karena kritikannya terhadap pemerintah dianggap menggiring opini untuk membenci pemerintah dan memecah belah persatuan dalam masyarakat.
Tudingan itu dilontarkan netizen di media sosial TikTok yang menunjukkan kehadiran Fedi Nuril yang selalu vokal mengkritik pemerintah sedangkan artis lain cari aman.
Aktor yang kerap dijuluki duta poligami itu bahkan pernah dituding jadi buzzer bayaran untuk menjelek-jelekkan nama Prabowo.
"Kebanyakan artis cari aman, bahkan ada yang jadi buzzer, tuh Fedi Nuril," tulis salah satu warganet dalam tangkapan layar konten tiktok yang diunggah Fedi Nuril di akun X miliknya.
"Hahaha, lu gak tau aja kalo dia (Fedi Nuril) dibayar asing buat jelek-jelekin Pak Prabowo, dan memecah belah bangsa," komentar warganet lainnya yang dibalas Fedi Nuril, "gue dibayar makhluk asing," sambil menyisipkan emoji tertawa.
Sebagaimana diketahui, aktor sekaligus musisi ini kerap mengkritik kinerja pemerintah, termasuk memberikan sindiran menohok pada Prabowo Subianto yang kini jadi Presiden RI.
Kini, setelah Prabowo mengeluarkan peringatan agar masyarakat waspada, Fedi Nuril justru menganggap tudingan "dibayar pihak asing" dianggap sebagai suatu kebanggaan karena kehadirannya bak adet bagi pihak asing.
"Di satu sisi, gue sedih dituduh dibayar asing. Tapi, di satu sisi, ini adalah sebuah pencapaian," tulis Fedi Nuril dikutip SketsaNusantara.id dari cuitannya di akun X @realfedinuril yang diunggah pada hari Minggu, 9 Maret 2025.
"Bahwa gue dianggap aset oleh CIA/MI6/Makhluk Asing, Menurut kalian, siapa yang membayar gue? Silakan jawab di kolom komentar," imbuhnya.