Turnamen ini menerapkan aturan khusus, yakni setiap tim wajib menurunkan seluruh pemainnya dalam setiap pertandingan. Tujuannya? Agar seluruh peserta mendapat pengalaman bermain yang sama dan meningkatkan kesempatan mereka untuk berkembang. Sistem ini juga memastikan bahwa bakat terbaik dari berbagai daerah bisa terpantau dan dibina dengan optimal.
Menurut Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, dukungan BRI terhadap Liga Kompas U-14 adalah bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan dalam memajukan olahraga nasional.
BRI ingin memastikan bahwa sepak bola usia muda di Indonesia mendapatkan dukungan penuh, baik dari sisi pembinaan maupun kesempatan bertanding di ajang internasional.
"Kami bangga bisa mendukung pengembangan sepak bola usia muda di Indonesia. Keikutsertaan di Gothia Cup 2025 adalah langkah nyata dalam memberikan pengalaman bertanding di level internasional sekaligus membuka peluang bagi pemain muda berbakat untuk berkembang lebih jauh," ujar Hendy.
Bagi pemain muda Indonesia, Liga Kompas U-14 bukan hanya sekadar kompetisi. Ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju karier profesional. Dengan pembinaan yang terarah, pengalaman bertanding yang kompetitif, serta dukungan dari BRI, para pemain terbaik memiliki peluang besar untuk meniti karier hingga ke level nasional dan internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!