“Dan kata-katamu malam itu, ‘Aku tidur dulu’, kini baru aku sadari, itu bukan sekadar ucapan biasa. Itu perpisahanmu, MAK TIDUR SELAMANYA. Rasanya sesak,” ungkap Canro.
Ia juga mengaku tidak bisa tidur, setiap kali melihat layar ponselnya, melihat chat terakhirnya dengan Lilie.
Sebagai informasi, pendakian Lilie ke Puncak Carstensz dalam misi menaklukan salah satu gunung Seven Summit Indonesia.
Sayang, dalam perjalanan turun dari Puncak Carstensz, Lilie harus meregang nyawa diduga karena mengalami hipotermia, akibat cuaca ekstrem.
Selain Lilie, salah satu sahabatnya Elsa Laksono juga turut menjadi korban meninggal dunia dalam misi pendakian Puncak Carstensz tersebut.
Ada pula tiga pendaki lainnya, Saroni, Alvin Reggy Perdana, dan Indira Alaika yang juga mengalami hipotermia.
Beruntungnya, ketiganya mampu bertahan hingga tim penyelamat datang keesokan harinya.
Bersama kelimanya, ada juga musisi Fiersa Besari yang turut serta dalam pendakian tersebut.
Fiersa yang berbeda regu dengan Lilie dan Elsa, berhasil turun dan dinyatakan selamat.
Di lain sisi, unggahan Canro yang menunjukkan chat terakhir dengan Lilie pun banyak menuai empati juga ungkapan dukacita di kolom komentar.
“Sampai jumpa lagi ya Mak. Masih gak percaya Mamak udah gak ada. Aku akan kawal investigasi kasus ini, aku mau tahu yang sebenar-benarnya,” tulis akun @satyawinxxx.
“Netess lagi air mata, padahal aku nggak mengikuti perjalanan mereka, tapi nyesek banget, berarti memang alm beauty soul,” tulis akun @anye.xxx.