SketsaNusantara.id- Universitas Jember (UNEJ) melalui Podcast Tilik Program Studi kembali menghadirkan perbincangan menarik mengenai berbagai program studi yang ada di dalamnya.
Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Dr. Zainuri, M.Si., Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah, mengungkapkan keunggulan serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Menurut Zainuri, program studi Ekonomi Syariah pada dasarnya mempelajari konsep-konsep ekonomi konvensional seperti perilaku konsumen, produsen, dan pasar. Namun, keistimewaannya terletak pada intervensi nilai dan norma-norma Islam dalam setiap aspek pembelajaran.
“Saya menyoroti bahwa ekonomi modern sering kali bekerja seperti ‘robot’ yang kurang mempertimbangkan aspek empati dan keadilan sosial. Oleh karena itu, ekonomi syariah hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan solusi berbasis prinsip-prinsip Islam,” katanya, Senin 03 Maret 2025.
Selain itu, salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam ekonomi konvensional adalah sistem moneter yang berbasis bunga. Menurutnya, sistem ini keliru karena mengasumsikan bahwa bisnis selalu menghasilkan keuntungan.
Sebagai solusi, ekonomi syariah menerapkan sistem bagi hasil yang lebih adil dan fleksibel terhadap risiko bisnis.
Untuk meningkatkan daya saing lulusannya, Ekonomi Syariah UNEJ telah merancang berbagai program unggulan.
Salah satunya adalah pembekalan sertifikasi Penyedia Halal dan Pendamping Proses Produk Halal bagi mahasiswa. Selain itu, para dosen juga didorong untuk aktif berpartisipasi dalam konferensi internasional di bidang halal.
“Kami telah menambahkan tujuh mata kuliah terkait halal studies, serta menyiapkan sertifikasi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja,” tambah Zainuri.
Lebih lanjut kata Zainuri, ia juga menekankan pentingnya membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan di era digital. Beberapa keterampilan yang diprioritaskan adalah data science sebagai alat analisis yang semakin dibutuhkan, serta human communication untuk meningkatkan keterampilan soft skill mahasiswa.
Menurut Zainuri, enguatan akhlak, moral, dan integritas juga menjadi fokus utama dalam membentuk lulusan yang siap bersaing di tingkat global.