SketsaNusantara.id - Di saat negara sedang gaduh kasus korupsi besar-besaran Pertamina serta Pertamax di pom Pertamina ternyata berisi oplosan, tiba-tiba viral mobil kepresidenan Maung Garuda isi bahan bakar di Shell.
Hal itu tentu saja menimbulkan kebingungan dan tentu saja kecurigaan masyarakat sebab bagaimana mungkin mobil pemerintah justru mengisi bensin di pom bensin swasta.
Dalam narasi yang beredar di masyarakat, publik kemudian mengaitkannya dengan korupsi di Pertamina.
Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Calon Pemudik, Pemerintah Telah Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Tol
Untuk itu Hasan Hasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan angkat bicara terkait video viral tersebut.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Hasan Hasbi mengatakan bahwa video yang viral tersebut bukan direkam dalam waktu dekat ini.
Tidak juga ketika ramai kasus dugaan korupsi di Pertamina yang telah diungkap oleh Kejaksaan Agung.
"Coba cek itu video berapa bulan yang lalu, itu sekitar 4 bulan yang lalu," ujar Hasan Hasbi.
Menurutnya video yang beredar dimana kendaraan Maung Garuda MV3 yang biasa ditumpangi Prabowo Subianto mengisi bensin di Shell merupakan video lama, sekitar 4 bulan yang lalu, artinya itu sebelum Prabowo dilantik jadi presiden.
Video tersebut menurutnya merupakan video yang sudah lama dan sama sekali tak ada hubungannya dengan kasus Pertamina saat ini.
Menurut Hasan lagi, pengisian BBM boleh dilakukan dimana saja dan tak ada kaitannya sama sekali dengan Pertamina.
Hasan Hasbi juga menegaskan bahwa saat itu Maung Garuda MV3 belum resmi menjadi mobil kendaraan kepresidenan sebab dalam video juga tampak belum menggunakan plat nomor RI1.