news

Jalani Retreat Kepala Daerah, Bupati Jember Gus Fawait Buka Peluang Kerjasama Antar Daerah

Senin, 24 Februari 2025 | 16:33 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menjalani retreat di Magelang. (Dok Humas Pemkab Jember)

SketsaNusantara.id - Bupati Jember Muhammad Fawait membuka peluang kerjasama, dengan daerah lain di berbagai sektor.

Hal ini merupakan dampak langsung yang dirasakan saat menjalani retreat di Magelang, mulai tanggal 21-28 februari 2025.

"Di hari keempat pelaksanaan retreat di Magelang ini, semakin membuat kami merasa sangat bermanfaat sekali. Karena mampu berdiskusi terkait berbagai persoalan yang dihadapi di daerah," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 24 Februari 2025.

Baca Juga: Sepekan Jalani Retreat di Magelang, Bupati Jember Gus Fawait Titipkan Pemerintahan ke Wabup

Bupati Jember Gus Fawait menyamapaikan, dalam berbagai kesempatan sejumlah daerah bisa bertanya langsung kepada Menteri dan meminta solusi.

"Maka ada persoalan-persoalan yang membutuhkan tangan dari Pemerintah Pusat, langsung bisa terjawab dan kesempatan ini sangat langka terjadi," imbuhnya.

"Seperti halnya kemarin kita berkesempatan berdiskusi dengan Kementerian Keuangan, Kemendagri, Kemenpan RB dan jajaran menteri lainnya," tuturnya.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Tak Ingin Injak Pendopo Sepulang Retreat di Magelang, Ini Alasannya...

Selain membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, Gus Fawait menyampaikan jika banyak sekali potensi yang bisa dikerjasamakan antara daerah dengan daerah lain.

"Jadi masing-masing kepala daerah baik bupati, walikota atau gubernur pun, kita bisa bangun komunikasi untuk bekerjasama dalam pengembangan daerah," terangnya.

"Peluang kerjasama yang sempat dibahas dengan daerah lain mulai dari sektorr, perdagangan, kesenian, kebudayaan, pariwisata dan sektor lainnya," tegasnya.

Baca Juga: Setelah Dilantik Bupati Jember Terpilih Gus Fawait Langsung Fokus pada 6 Kebijakan Prioritas

Di samping itu Gus Fawait menekankan, jika langkah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah ini tidak berdampak pada kepentingan masyarakat.

"Efisiensi ini tidak akan menganggu kepentingan atau program masyarakat, misalnya pendidikan atau kesehatan," pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini